Selasa, 25 Agustus 2015

Perjuanganku Menjadi Ibu

Masa hamil adalah sebuah maa yang sangat dinantikan oleh semua pasangan suami-istri, apalagi yang baru menikah. Salah satunya aku. 8 bulan menikah, dan akhirnya aku hamil. Kehamilanku yang pertama ini tentu membuat Suami dan keluargaku bahagia. meskipun disatu sisi, rasa khawatir menyerangku.

Sanggupkah aku menjalani 9 bulan ini? sanggupkah aku merawat jabang bayi yang ada dikandunganku sampai ia lahir dengan sehat dan utuh? sanggupkah aku merawat bayiku nanti? dan pertanyaan terbesarku adalah...Siapkah aku menjadi seorang Ibu?

Mungkin beberapa wanita diluar sana memiliki pertanyaan yang sama. lalu apa jawabannya?

" Meyakinkan diri juga berdoa, Bismillah. dan semuannya akan berjalan lancar".

Dimasa kehamilan trimester pertama, aku tidak merasakan mual dan muntah seperti yang dialami oleh banyak perempuan lainnya. tetapi justru awal trimester kedua, setiap pagi - siang - malam aku mual dan lemas juga tak nafsu makan. Aku berusaha untuk tetap menjaga asupan giziku, walaupun mulut ini susah sekali untuk kompromi. akhirnya suamiku membelikan susu hamil yang bisa mengurangi rasa mualku. Prenagen Ibu Hamil sangat membantuku memberikan nutrisi pendamping.

Alhamdulillah, akhir trimester kedua, aku mulai merasakan detak jantung buah hatiku. mulai merasakan tendangannya, meskipun masih lemah. Dan sampai saat inipun aku dan suami belum mengetahui jenis kelamin anak kami, karena setiap di USG, dia selalu malu untuk menunjukkan kelaminnya.hehehe

Trimester ketiga, aku semakin memperbanyak asupan gizi seperti telur, sayur, daging, buah, dan makanan yang membuat bayiku sehat. Banyak jalan, ikut senam hamil, banyak gerak itulah kegiatanku sehari-hari dirumah. maklum saja aku sudah berheti bekerja saat tau aku hamil. semakin hari aku merasakan tendangan dan gerakan yg kuat, sampai-sampai aku dan suamiku bisa melihat gerakan yg ada diperut. dan saat usia 7 bulan baru kami tau kalau calon anak kami adalah seorang JAGOAN. YESS! anak laki-laki yang selalu aku idam-idamkan selama ini. Betapa Bahagianya kami.

di usia kandungan menginjak 8 bulan, aku mengganti asupan susu hamilku dari Prenagen menjadi Anmum. Itu karena Mamaku yang melihat kandungan nutrisi pada anmum lebih lengkap. Sama-sama rasa coklat, tetapi aku lebih suka coklat Prenagen , karena rasanya lebih bersahabat di mulutku. Memang saat itu (Maret 2015.red) Anmum ada di peringkat pertama untuk susu ibu hamil, dan prenagen diurutan ke-3, tetapi aku rasa nutrisi prenagen tak kalah dengan Anmum.

Kembali ke Masa Kehamilanku. Di usia kehamilan 8 bulan juga, aku memutuskan untuk memeriksakan kandunganku pada dua dokter, alasannya karna aku masih bingung dimana aku akan melahirkan. 

Dokter pertamaku adalah Dr. Rahajeng SpOg yang praktek di Jl. Pahlawan Trip dan di RSB Melati Husada, Hermina juga Husada bunda. Beliau orangnya menyenangkan, informatif, dan lebih penting Pro Normal. dan Dokter keduaku adalah Dr. Novina SpOg. beliau juga praktek di RSB Melati Husada dan Puri Bunda. Sama-sama menyenangkan, Informatif, santai, dan juga Pro Normal. 
Karna aku msih bingung antara Melhus dan Puri Bunda, akhirnya aku memutuskan untuk kontrol di kedua dokter tersebut.  Untuk Kelahiranku Dr. Rahajeng memprediksi tgl 13 - 25 April, sedangkan Dr. Novina, 19 - 28 April 2015.  

Saat itu waktunya aku kontrol, tgl 20 april 2015, pagi itupun aku mendaftar ke Dr. Novina yg sedang praktek di MELHUS, dan saat diperiksa ternyata aku sudah BUKAAN 1. dan akupun dianjurkan untuk banyak jalan agar semakin cepat pembukaan. Malam harinya aku diwajibkan kontrol lagi, tetapi bukan dengan beliau, melainkan dengan Bidan. Jujur saja aku menolak, aku ingin beliau yang memeriksa aku. Karena malam nanti beliau praktek di RSB Puri Bunda, akhirnya aku disuruh untuk kontrol disana. malam itu akupun di NST untuk mengetahui detak jantung dan gerakan bayiku, kemudian di periksa lagi dan aku sudah bukaan 2. Dokter menyarankan untuk Tinggal di RS, tetapi aku masih ingin Pulang. Karna aku pikir, ahh..paling juga masih lama. 

Saat akan keluar RS, tiba-tiba air mengalir deras dari rahimku dan itu ternyata AIR KETUBAN, yang artinya Ketubanku Pecah. akupun langsung masuk UGD. semalaman aku di UGD, sampai jam 3 pagi aku di periksa dan aku sudah bukaan 4. tetapi saat pagi jam 7, Bukaanku kembali ke Bukaan 2. KENAPA???!!! ternyata aku stress , selain capek, semalaman aku juga mendengarkan calon Ibu yang mencoba melahirkan bayinya dari jam 01.00 wib dan sang bayi baru keluar jam 05.00 wib. Kebayang dong disatu ruangan ada orang menjerit2 kesakitan smpai 4 jam. 

Karna bukaanku tak kunjung melebar, akhirnya diputuskan untuk induksi/drip. awalnya masih biasa ajah, saat mulai 24 cc, aku mulai menjerit kesakitan. sampai 32 cc, akhirnya aku menyerah. karena yang aku rasakan sangat sakit dan bibirku sudah pucat pasi. meskipun sudah tidak di induksi, aku masih mengerang kesakitan, karena sisa obat yang masih berada di tubuhku.

Jam 16.45 wib Dr. Novina pun akhirnya memberikan pilihan. Masih mau lanjut Drip atau SC. Tapi beliau sangat tidak menyarankan SC, karena pinggul ku Bagus dan gerakan bayiku masih aktif, bahkan sangat aktif. hanya saja dia belum mau masuk ke Jalan lahirnya. Beliau masih menyarankan untuk kembali di DRIP, namun beliau juga mengatakan kalau di drip kedua pun belum menjamin untuk menambah bukaan. mendengar seperti itu, Orang Tuaku Memutuskan untuk SC. Yang aku lihat dari suamiku adalah kekecewaan karena aku memilih SC. Maafkan aku, karna aku sudah tidak sanggup menahan rasa sakit itu lagi. mungkin jika dilanjutkan aku akan tidak sadarkan diri. karna aku sudah lelah semalaman tidak tidur, dan stress mendengar jeritan calon ibu disebelahku, juga belum makan, karena saat di drip aku ga ada nafsu makan. Dan aku sangat sangat sangat merasakan rasa sakit. Sayangnya suamiku sepertinya kurang mengerti apa yang aku rasakan. dan sampai saat inipun, dia masih marah kalau mengingat aku memilih SC.

Pukul 18.30 wib, akupun masuk ruang Operasi, dan ternyata tak seseram yang dibayangkan. Justru terdengar musik dengan volume cukup keras. Dan Tiba saat saatnya aku di berikan Bius. hampir 30 menit punggungku ditusuk2 oleh jarum suntik untuk memasukkan obat bius itu, kenapa lama sekali??!! ternyata susah untuk menemukan tempat untuk membiusku dengan benar, karena tubuhku memang tergolong gemuk. setelah lama menunggu, akhirnya akupun terbius dan mereka mulai mengoprasiku. Santai karena kecapean dan mendengarkan lagu didalam ruang oprasi membuatku sejenak terlelap. saat terbangun, aku mendengarkan dokter novina berteriak minta bantuan untuk mendorong perutku, karena bayiku tak kunjung turun. akhirnya dua dokter laki-laki dan 2 dokter perempuanpun mendorong dengan kuat, dan akhirnya....jengjengjengjeng....JAGOANKU muncul dan menangis. 

Ya, Bayi laki-laki dengan berat 3,5 dan panjang 51 lahir dengan selamat dan kuberi nama Muhammad Raffi Alfarazky yang memkiliki 2 arti. Menurut Bahasa Arab artinya Seribu Kasih Sayang, dan arti kedua adalah Anak pertama Raditia dan Rizkie yang Tinggi Derajadnya, Amin.
Subhanallah Walhamdulillah, WalaillahailAllah  Allahuakbar. 

11 komentar:

  1. Alhamdulillah ibu dan debay sehat meskipun hrs berjuang, sc maupun normal sm sja bunda, yg penting keduany selamat

    BalasHapus
  2. Alhamdulillah ibu dan debay sehat meskipun hrs berjuang, sc maupun normal sm sja bunda, yg penting keduany selamat

    BalasHapus
  3. Iya Bunda Iyas, Bersyukur banget. Terimakasi Bunda..

    BalasHapus
  4. Iya Bunda Iyas, Bersyukur banget. Terimakasi Bunda..

    BalasHapus
  5. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  6. Assalamualaikum bunda.. SC pake dr novina juga ya? dr. anestesinya cewek apa cowok ya? Saya insya Allah bulan depan lahiran, di Puri Bunda juga

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wa'alaikum Bunda Mila, maaf ya saya baru ON Blog. Sikecil sudah aktuf pakai bgt, jadi focus ke kecil dulu.

      Wah selamat ya Bunda Mila udah punya Baby ya skrg...smoga babynya jadi anak Sholeh/sholehah ya Bunda. Aamiin.

      Saya anastesinya laki2 Bunda.hehehe

      Hapus
    2. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

      Hapus
  7. Bun mw tanya.. dr. Rahajeng praktek di rumahnya yg di jalan pahlawan trip itu biaya brapa y? Ada usg ny jugag kan?

    BalasHapus
  8. Bun mw tanya.. dr. Rahajeng praktek di rumahnya yg di jalan pahlawan trip itu biaya brapa y? Ada usg ny jugag kan?

    BalasHapus
  9. Mba boleh info periksa d kedua dokter tersebut brp kalo sama usg

    BalasHapus